Zetizen.com – Masih dalam semangat Hari Kartini, Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo mengadakan pemilihan duta politeknik pada 23 April 2016 lalu. Sekolah kedinasan itu mencari taruni terbaik yang telah melewati dua tahap seleksi ketat. Seseru apa sih prosesnya?

Malam puncak pemilihan Duta Politeknik. Foto: Hafidz Zetizen Team

 

Di malam puncak seleksi tersebut telah terpilih 25 finalis yang beradu talenta di hadapan juri dan audience. Sebelumnya, 25 finalis telah melalui tes catwalk dan bakat. Uniknya, meski sehari-hari mereka menginap di asrama, finalis berhasil tampil outstanding. Para taruni tampak cantik dengan dengan kebaya plus make-up sedangkan para taruna terlihat gagah dengan mengenakan batik.

“Semuanya kami siapin sendiri, mulai dari kebaya sama make up. Sebelumya saat liburan, kami belajar lewat video tutorial gitu,” ujar Nana Alfisa Nur Khasanah, salah satu finalis dari program studi Patologi Perikanan.

Nantinya, Putri Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo yang terpilih akan dilibatkan dalam mengenalkan sekolah kedinasan tersebut. “Selama menjabat sebagai Puteri Politeknik, aku terlibat dengan banyak hal baru di luar asrama. Seperti, saat promosi tentang kampus dengan pihak dari luar negeri. Lalu saat Ibu Susi Menteri Kelautan dan Perikanan ngunjungin kampus kami. Aku ikut bantu jelasin seluk beluk kampus, “ ujar Awwaluni Nuuru Hidaya, Putri Politeknik tahun lalu dengan penuh rasa bangga.

Menempuh pendidikan di Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo ternyata sangat menguntungkan bagi taruna-taruni. Selain biaya kuliah dan asrama yang serba gratis, proses pembelajaran di sana mengasah soft skill demi membentuk taruna-taruni yang tangguh dan mandiri. Di asrama, mereka juga diajarkan tentang nilai-nilai kebersamaan dan toleransi loh. Cool! (dhs/awwaluni/sam)

Share
Create Your Own Article!