Credit: huffingtonpost

Zetizen.com - Arus mudik pada lebaran tahun ini disebut-sebut sebagai kemacetan mudik terparah. Saking parahnya bahkan sampai memakan korban jiwa loh. Eits, ternyata penyebabnya bukan hanya karena tabrakan atau kecelakan lalu lintas lain. Melainkan, karena air conditioner (AC) kendaraan yang mereka tumpangi. Kok bisa sih AC mobil sebabkan kematian? (nydailynews/livestrong/dhs/sam)

 

Karbon Monoksida jadi Racun Utama

Yep, faktor utama penyebab seseorang keracunan hingga meninggal dalm mobil disebabkan oleh gas karbon monoksida (CO) dari sistem sirkulasi AC. Hal ini berlaku baik pada mobil baru maupu lama. Karbon monoksida itu yang mendominasi udara daam mobil beracun saat dihirup dan teralirkan dalam darah. Menghirup karbon monoksida dapat mengurangi oksigen dalam otak dan mengakibatkan syok hingga kematian tiba-tiba. Maka karenanya, jangan dibiasakan tidur dalam mobil, baik dalam keadaan berjalan maupun berhenti.

Credit: miscw

 

Merusak Otak dan Paru-paru

Jika terlalu lama stay di dalam mobil, perlahan penumpang  bakal kekurangan oksigen yang seharusnya dihirup dalam volume tertentu. Alhasil, hemoglobin darah yang seharusnya mengikat oksigen dan mengalirkannya ke otak dan seluruh tubuh jadi terganggu. Itulah yang menyebabkan kematian. “Menghirup freon berlebihan hampir efeknya sama ketika minum alkohol, yaitu dapat membekukan paru-paru atau menyebabkan kerusakan otak,” ujar Lynn Morris, Air Conditioning Technician of Morris Mechanical, Amerika Serikat.

Credit: holidayservicecenter

 

Asap Knalpot Turut Jadi Penyebab

Asap knalpot dari kendaraan bermotor juga membanyak racun dalam AC mobil. AC mobil  mengolah udara luar sehingga asap yang masuk berputar dalam kendaraan. Karen sirkulasi udara yang terbatas, penumpang yang menghirupnya lama-lama bisa berujung kematian.

credit: tv2000

 

“Sniffing Death Syndrome”

Menurut The National Institute for Occupational Safety and Health, Amerika Serikat, kematian yg disebabkan freon dalam ruang tertutup juga mengakibatkan Sniffing Death Syndrome. Sindrom ini disebabkan karena menghirup inhalansia sehingga akhirnya menyebabkan pelepasan adrenalin yang menghentikan detak jantung secara tiba-tiba.

Share
Create Your Own Article!