Martin (Gabriel Bateman) menjadi sasaran sang iblis (foto: dreadcentral)

 

Zetizen.com – Saat Lights Out pertama muncul pada 2013 sebagai film pendek, banyak yang menanti versi layar lebarnya. Sebab, film garapan David Sandberg itu sukses menebar kengerian meski berdurasi pendek. Kali ini, Lights Out benar-benar hadir di bioskop. Menggandeng James Wan sebagai produser, film ini menyajikan cerita horor mencekam dan nggak gampang ditebak.

 

Penikmat film horor ala The Conjuring (2013) atau Insidious (2010) akan menemukan sesuatu yang berbeda di film ini. Yap, Sandberg dan tim menggambarkan iblis dalam bentuk lain. Sosok hantu di Lights Out ditampakkan sejak awal film. Bukan sosok anak kecil, perempuan, atau monster, melainkan bayangan!

 

‘‘Ketika berdiskusi tentang penggarapan film ini, kami memang ingin menampilkan sesuatu yang beda.’’ – David Sandberg (IndieWire)

 

Cerita bermula saat Rebecca (Teresa Palmer), seorang remaja nakal, memilih hidup sendiri di flat ketimbang di rumah besar bersama ibu dan adiknya. Masa lalu Rebecca suram karena iblis yang menghantuinya sejak kecil. Setiap menjelang tidur dan lampu dimatikan, Rebecca selalu dikunjungi si iblis. Setelah Rebecca pergi, iblis itu justru mengganggu adiknya.

 

Sejak kecil, Rebecca (kanan) selalu diganggu hantu Diana (foto: cwtheaters)

 

Rebecca pun menelusuri sosok sebenarnya iblis itu. Dengan memeriksa berkas peninggalan ayahnya, Rebecca mengetahui masa lalu kelam sang ibu. Iblis bernama Diana (Alicia Vela-Bailey) itu ternyata teman masa kecil ibunya yang meninggal saat operasi. Setiap kali ibunya depresi, roh Diana muncul dalam bayangan gelap.

 

Untuk menghadirkan kesan menakutkan yang nyata, Sandberg menggunakan banyak efek sederhana yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari.

 

‘‘Saat kami menyalakan lampu, hantu itu tidak ada. Bila lampu dimatikan, hantu itu muncul. Itu sangat mungkin terjadi,’’ kata Sandberg pada Avclub.

 

Seperti apakah sosok hantu Diana? (foto: warnerbros)

 

Jangan mengharapkan kehadiran pembasmi roh atau iblis yang biasa muncul di film horor. Sandberg sengaja nggak memasukkan unsur itu. Karakter utamalah yang mengatasi teror itu.

 

Overall, film ini akan menyuguhkan ketegangan di sepanjang scene. Bahkan, bisa dibilang teror hantu cukup sering mewarnai berbagai adegan. Meski begitu, penonton nggak bakal bosan. Sebab, angle kamera dan efek dramatis dari kemunculan hantu cukup beragam. Lights Out sudah bisa ditonton di bioskop Indonesia nih. (avclub/IndieWire/pew/c14/agf)

 

Share
Create Your Own Article!