Zetizen.com - Apa persamaan Zetizen dan The Flins Tone?

Yap, kami sama-sama menciptakan “good news” buat kalian.

Namun, The Flins Tone, band indie pop punk asal Surabaya, menjadikan Good News sebagai nama album kedua mereka yang memang layak disebut "berita baik". Berita baik ini dimulai dari seruan “Pop punk is not dead!” yang diucapkan bersahut-sahutan pada akhir lagu Roots, trek jagoan pada album Good News (2016) yang akan dirilis masal pada 10 Maret 2016 nanti. Wah!

Perlu dua tahun untuk pematangan materi, pengerjaan recording, mixing, hingga mastering full length album kedua itu. Good News berjarak 4 tahun lamanya dari LP album He’s the Best Actor For This Episode yang rilis 2012 silam. Lamanya pengerjaan album ini membuahkan hasil yang memuaskan. Konten Good News dianggap konsisten dengan genre pop punk yang mereka usung pada album ini.

Menginjak usia 12 tahun,  The Flins Tone rupanya nggak menemui stagnasi. Malahan, pionir band pop punk Surabaya itu banyak bereksplorasi. Misalnya pada single pertama dari album Good News, Stagnasi. Klipvideonya sudah bisa dinikmati di kanal YouTube The Flins Tone sejak 17 Februari lalu. Pengaruh band influence mereka  yakni New Found Glory, Alexis on Fire, Green Day, dan Blink 182 era album Enema of The State bisa didengar pada lagu berjudul 16 Dramaturgi. Eksplorasi nggak berhenti di seputar genre pop punk. Aura band The Smashing Pumkins dan The Corrs turut memberi sentuhan yang manis untuk lagu cooling down di album ini, Suatu Saat Nanti. Coba dengerin deh!

 

 

 

 

Nggak hanya itu, pada Februari kemarin The Flins Tone Melepas single pertama dari album ini “Stagnasi” dalam format musik video yang ber-setting di sebuah jalan tol yang sengaja dikosongkan pas pembuatannya. Sinematografi yang “mahal” itu bisa kamu simak pada official Youtube channel The Flins Tone.

 

 

 

 

Keren kan? Nah, kalau band indie lokal keren di kota kamu gimana? (daniswara dimas/wika/sam)

 Foto: instagram The Flins Tone

Share
RELATED ARTICLES
Create Your Own Article!