Bulu mata yang jatuh dikaitkan dengan mitos "kangen". Credit: lizearlewellbeing

 

Zetizen.com - Karena masyarakat Indonesia masih “lengket” sama budaya daerah, hal yang sebenarnya wajar terjadi malah sering dikatkan sama mitos-mitos unik. Misalnya, beberapa kejadian tubuh yang dipercaya sebagai suatu pertanda. Biar tahu kebenarannya, yuk, simak penjelasan ilmiah dari 5 mitos berikut ini! (howstuffworks/remedytip/dhs/ver)

 

Bulu Mata Jatuh

Mitos

Tiap kali ada bulu mata yang jatuh, pasti dipercaya sebagai pertanda bahwa sedang ada yang kangen sama kita. Ujung-ujungnya, kita malah jadi kege-eran nebak siapa yang lagi kangen.

Fakta

Faktanya, bulu mata memang bakal lepas tiap 3 bulan sekali. Karena sama halnya dengan alis, rambut pada bulu mata tidak bisa memanjang seperti rambut di kepala. Akhirnya rambut pada bulu mata yang sudah tua akan lepas satu per satu untuk kemudian tumbuh rambut baru. Tapi, kalau jumlah jatuhnya bulu mata cukup banyak, bisa jadi itu pertanda penyakit serius loh! Pemeriksaan dokter pun dibutuhkan buat mendeteksi penyakit lebih lanjut. 

 

Mata Bintitan

 

Mata bintitan sering disalahartikan. Credit: ruangsehatku

 

Mitos

Mata bintitan pasti jadi sumber judge dan fitnah kalau kamu jadi tukang ngintip. Akibatnya, kamu jadi nggak pede ke luar rumah ketika lagi bintitan biar orang-orang nggak salah paham. 

Fakta

Sebenernya, penyebab utama dari bintitan adalah bakteri stafilokokus. Bakteri ini biasanya hidup pada kulit manusia tanpa menyebabkan penyakit. Tapi, kalau bakteri ini tersentuh oleh tangan yang kotor, maka mata menjadi bintitan karena kulit mata terinfeksi. Infeksi akibat bakteri ini biasanya terjadi pada pada akar bulu mata, kelenjar minyak, dan kelenjar keringat. Selain bakteri, peradangan pada kelopak mata atau blefaritis juga dapat menimbulkan terjadinya bintitan. Dan juga bisa komplikasi akibat penyakit kulit rosaseae.

 

Tanda Putih di Kuku

 

Tanda putih pada kuku disebut Leukonychia. Credit: wikipedia

 

Mitos

Banyak yang percaya kalau ada tanda atau garis putih di kuku itu berarti ada someone yang lagi diam-diam naksir atau malah benci sama kita. 

Fakta 

Padahal, penyebab paling umum munculnya garis atau tanda putih tersebut dikarenakan suatu kondisi yang disebut dengan Leukonychia. Kondisi ini paling sering terjadi akibat trauma ringan pada kuku. Yang menyebabkan pertumbuhan kuku melabat, karena nggak sadar pernah mendapat cedera pada kuku. Tanda putih ini tidak akan kembali lagi kecuali terjadi trauma yang sama. Tapi, kalau hampir semua kuku menunjukkan ada titik atau garis putih, bisa jadi Leukonychia berhubungan dengan kondisi lain yang lebih serius seperti anemia. Kalo udah kayak gini, nggak ada salahnya ya dikonsultasi ke dokter.

 

Telinga Berdengung 

 

Dengungan pada telinga memiliki dua penyebab berbeda. Credit: youtube

 

Mitos

Tiap kali telinga berdengung, pasti langsung bersugesti kalau ada yang lagi ngomongin kita. Kalau misal yang berdengung telinga kanan, berarti seseorang lagi ngomongin kebaikan kita. Sebaliknya, kalau dengungan di telinga kiri, berarti aib kita yang jadi bahan omongan.

Fakta

Sebenarnya telinga berdengung punya istilah medis yang disebut tinnitus. Tinnitus terjadi jika terdengar suara-suara abnormal yang berasal dari dalam telinga, dan terdengar seperti  dengungan di telinga. Penyebab tinnitus dapat dibagi dua, penyebab ringan dan penyebab serius. Penyebab ringannyya, karena mendengar suara yang sangat keras dalam waktu lama, akibat efek samping penggunaan obat seperti aspirin, antibiotik, dan kina, serta karena kekurangan Zat Besi. Sedangkan penyebab serius bisa dikarenakan adanya tumor di kepala atau leher. Sehingga menyebabkan pembuluh darah di kepala atau leher tertekan, dan beberapa penyebab lainnya. Duh ngeri, ya?

 

Telapak Tangan Gatal 

 

Tangan yang gatal justru jadi indikasi alergi. Credit: iacpublishinglabs

 

Mitos

Well, kebanyakan orang percaya kalau tangan gatal adalah pertanda kita bakal dapat rejeki atau uang. Sebenernya sugesti ini bikin orang jadi optimis dan semangat beraktivitas sih. Nggak heran, kalau sebagian orang justru meng-Aminkan gejala tubuh ini. Hehe..

Fakta

Faktanya,  ada banyak hal yang menyebabkan telapak tangan menjadi gatal. Misalnya, Eksim, Dermatitis Kontak, Carpal Tunnel Syndrome, alergi pada suatu hal, bahkan lupus. Jadi, kita harus amati juga tanda-tanda lainnya yang terjadi. Serta berapa lama telapak tangan terasa gatal. Pastikan juga kamu punya alergi pada suatu hal atau nggak, ya. Jangan keburu senang dulu loh!

 

Share
Create Your Own Article!