’’Nyawa suatu komik adalah ceritanya. Juga memiliki satu karakter yang memorable. Itulah yang membentuk identitas komik buatan kalian’’

 

(Foto: Zetizen Team)

 

Zetizen.com - Itulah yang dikatakan Samuel Gunawan, salah seorang pengajar di Creativo School dalam comic strip workshop yang diikuti peserta umum dan peserta Relaxa Zetizen Comic Strip 2k16 kemarin (13/11). Comic strip yang baik emang harus punya ciri khas. Hal itulah yang bakal kalian temui kalau melipir ke spot karya Relaxa Zetizen Comic Strip 2k16 di venue UBS Zetizen-Con 2k16. Selain itu, kemarin penjurian langsung dilakukan terhadap 30 karya comic strip tersebut.

 

Misalnya, comic strip karya SMAN 5 Surabaya (Smala). Mereka menuangkan tema besar Relax-in Aja ke komik berkonsep ruang angkasa. Pada komik itu diceritakan bahwa pesawat yang dinaiki seorang astronot meledak saat masih melayang di outer space. Bukannya panik, sang astronot malah rileks karena makan permen Relaxa. Uniknya, komik berjudul Relax in Space tersebut merupakan satu-satunya komik yang nggak berdialog alias silence comic. ’’Kami sengaja tantang diri sendiri untuk bikin pengunjung bisa nangkap pesan dari komik itu meski tanpa dialog,’’ ujar Andina Rizkia, salah seorang tim Relaxa Zetizen Comic Strip 2k16 dari Smala.

 

Nggak gampang loh bikin silence comic. Gambar pada tiap panel komik harus jelas dan detail. Sebab, gambar tersebut harus bisa me-replace posisi dialog yang seharusnya berfungsi memperjelas gambar. Misalnya, yang diungkapkan Samuel. ’’Bikin komik itu ada start dan ending. Panel pertama tuangkan problem cerita. Lalu, panel selanjutnya adalah solution dan effort. Nah, pada panel terakhir, jangan lupa sampaikan solve,’’ ujar Samuel.

 

Kalau Smala menjadikan silence comic sebagai ciri khasnya, tim Relaxa Zetizen Comic Strip SMA Barunawati Surabaya beda lagi. Mereka memilih karakter dinosaurus bernama Dino Hitz sebagai ikon komik. ’’Sebelumnya, kami gonta-ganti karakter sampai sepuluh kali, tapi semuanya manusia. Nah, Dino Hitz itu akhirnya dipilih karena unik dan value-nya beda,’’ ujar Irfan Budi Utama, salah seorang anggota tim tersebut.

 

Tuh, keren-keren kan? Nggak heran deh kalau para juri sempat bingung saat menentukan pemenang. ’’Relaxa bikin kompetisi ini emang buat eksplor kreativitas anak muda. Sejauh ini karyanya cukup kreatif dan unik-unik. Saya paling suka karyanya SMAN 5 Surabaya karena berani beda,’’ ucap Area Supervisor Source Relaxa Yuyun. (ren/c22/adn)

Share
Create Your Own Article!