Arul Fittron movie blogger Indonesia
Arul Fittron, salah seorang movie blogger muda Indonesia (Foto : dok pribadi)

Zetizen.com – Menurut pepatah, pekerjaan paling menyenangkan adalah saat kamu bekerja sambil melakukan passion dan kegemaran. Maka buat para pecinta film, bekerja di industri perfilman tentu jadi mimpi tersendiri. Selain jadi movie director, produser, atau scriptwriter, ternyata ada loh pekerjaan di bidang film yang nggak kalah menarik. Serunya lagi, kamu nggak perlu menunggu lama untuk terjun di bidang ini. Sambil sekolah atau kuliah pun, kamu bisa loh mulai menekuninya!

Yep, inilah pekerjaan yang biasa dikenal dengan istilah movie blogger. Kira-kira ngapain aja sih pekerjaan ini, apa serunya, dan seberapa menjanjikan prospeknya? Yuk, simak hasil interview Zetizen dengan Arul Fittron, movie blogger asal Surabaya yang juga pernah mendapat penghargaan Piala Maya. Check this out!

Movie Blogger dan Cara ‘Berkarir’ di Dalamnya

Movie blogger beri kesempatan perluas jaringan di dunia perfilman
Jadi movie blogger beri kesempatan memperluas jaringan dengan insan perfilman (Foto : dok pribadi)

Saat menonton sebuah film, tentu tiap orang punya pendapat dan komentarnya masing-masing. Entah itu tentang kekuatan alur ceritanya, sinematografinya, hingga berbagai aspek lain seperti akting para aktor dan aktrisnya. Nah, kejelian dan ketajaman dalam melakukan review dan kritik inilah yang jadi pekerjaan utama seorang movie blogger. Maka, kalau kamu ngerasa punya hobi nonton film dan suka mengomentarinya, pekerjaan ini patut mulai dipertimbangkan. "Awalnya karena hobi nonton, terus suka ditanya film ini itu bagus atau enggak. Akhirnya coba-coba nulis, biar kalau ada yang tanya review film bisa langsung aku suruh baca di blog aja hehe," ujar mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga ini. 

Saat awal merintis karir di bidang ini, Arul pun nggak lantas jadi seorang expert. Dia justru mengaku menulis hanya dalam jumlah kecil dan terbatas. “Awal-awal nulisnya dikit banget, paling cuma dua paragraf,” ujarnya. Dengan berjalannya waktu, tulisan coba dibuatnya menjadi lebih detail dan panjang. Hasil tulisan juga coba di-share melalui berbagai sosial media. Nggak jarang, Arul juga mulai memberanikan diri ikut berbagai lomba kritik film meski dalam scoop yang masih kecil. “Dulu aku ikut lomba sana sini sampai mention-mention ke sutradara. Nulis juga harus rajin banget biar visitor dan kredibilitas blog naik,” jelasnya.

Nggak Lepas dari Tantangan

Meski sebagian orang mungkin menganggap pekerjaan movie blogger ‘mudah’ dan menyenangkan, tapi sebenarnya banyak juga tantangan yang harus dihadapi loh. Salah satunya adalah cemoohan dan omongan miring pihak-pihak tertentu yang mengkritisi karya mereka. “Kadang ada beberapa yang mencemooh. Bilang emang kita bisa bikin film, kok seenaknya kritik-kritik,” jelas pria yang rutin menulis di blog arulfittron.blogspot.com ini.

Nggak cuma itu, pengorbanan untuk rutin menonton film berarti pula banyak pundi-pundi rupiah yang harus disisihkan. Bahkan, nggak jarang seorang movie blogger harus rajin menabung demi menjalankan rutinitas review yang mereka lakukan. “Kalau dulu sih mau nonton emang nabung. Apalagi aku dari Gresik, kalau nonton harus ke Surabaya dulu. Bisanya cuma Sabtu- Minggu aja. Atau kalau emang filmnya harus banget ditonton, pulang sekolah kadang dibela-belain langsung ke Surabaya. Pulangnya juga langsung nulis review-nya,” kisah Arul mengenang masa-masa awalnya berkomitmen terjun sebagai seorang movie blogger.  

Punya Wadah dan Dapat Subsidi Tiket Nonton Film Gratis

Arul Fittron movie blogger bertemu insan perfilman
Arul Fittron bersama aktor kenamaan Indonesia, Arifin Putra dan Tata Ginting (Foto : dok pribadi)

Kalau kamu udah merasa gentar membayangkan komitmen dan tantangan yang harus disiapkan, maka tunggu dulu. Di balik semua pengorbanan yang udah kamu lakukan, profesi movie blogger rupanya menjanjikan kesenangan yang menggiurkan. Karena, faktanya, ada loh wadah khusus yang dibuat untuk mengapresiasi seorang movie blogger. Salah satunya adalah Indonesian Film Critics (IDFC), sebuah website berisi kumpulan movie blogger yang jadi wadah para movie blogger Indonesia.

Para movie blogger yang tergabung sebagai kontributor IDFC biasanya merupakan mereka yang udah dianggap kredibel. Untuk bergabung, ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi. Misalnya udah punya blog minimal 2 tahun, aktif selama 3 bulan terakhir, dan masih banyak lagi (bisa kamu cek di website idfilmcritics.com). Terus, apa sih keuntungannya kalau udah bisa bergabung di komunitas ini?

Jawabannya, adalah subsidi tiket nonton gratis! Ya guys, kalian akan literally diberi pekerjaan untuk menonton film, dan dikasih tiket secara gratis. “Kalau di ID Film Critics emang bukan dalam bentuk penghasilan. Tap kita dikasih tiket buat nonton. Nanti kita review terus disetor hasil review dan rating nya ke pihak perekap,” jelas Arul. Kebayang dong asyiknya. Nggak perlu lagi deh susah-susah nabung untuk nonton film di bioskop!

Kontribusi Buat Perfilman dan Iming-Iming Prestasi Menjanjikan

Arul Fittron movie blogger bersama Julie Estelle
Bisa ketemu artis cantik juga! (Foto : dok pribadi)

Seorang movie blogger secara nggak langsung punya kontribusi super besar buat perfilman Indonesia. Hal inilah yang juga jadi salah satu alasan Arul tertarik menekuni dunia movie blogging. “Jadi movie blogger bisa dibilang bentuk kontribusi ke perfilman Indonesia. Seringnya dari IDFC dikasih tiket nonton film-film lokal. Jadi kita bisa lebih tahu perkembangan film Indonesia. Juga, saat menulis review kita bisa ikut kontribusi kasih saran yang membangun, biar film Indonesia bisa lebih baik lagi ke depannya,” ujar Arul yang blognya udah dapat tag ‘Fresh’ di Rottentomatoes ini.

Nggak cuma itu, profesi movie blogger juga bisa loh memberimu prestasi membanggakan. Kalau kamu menekuninya dengan sungguh-sungguh, kamu bisa dapat penghargaan sekelas piala citra. Penghargaan ini jugalah yang berhasil didapatkan oleh Arul. “Dua kali masuk nominasi Piala Citra. Yang kedua kali ini berhasil jadi pemenang. Dapat penghargaan Best Film Critics Piala Maya 2015,” cerita Arul. Woah!

Weits, nggak cukup sampai disitu, kamu juga bisa loh berkenalan dan bertemu dengan insan-insan perfilman Indonesia. Mulai dari diundang secara ‘ekslusif’ untuk hadir di event screening film, sampai diajak untuk jadi penasehat naskah film. “Jadi movie blogger bisa dibilang mewakili suara penonton. Kalau kita tekun, kedepannya bisa makin banyak kenalan di industri film. Bukan nggak mungkin nanti bisa diajak bikin film atau jadi penasehat naskah. Lama-lama bisa loh jadi sosok penting di dunia perfilman,” jelas Arul menjelaskan prospek profesi ini kedepannya.

Arul Fittron movie blogger bersama Cicho Jericho
Jadi movie blogger beri kesempatan buat 'koleksi foto' bareng banyak artis (Foto : dok pribadi)

Gimana, udah tertarik buat ikutan terjun dan menekuni side-job penuh 'kesenangan' ini?

Share
Create Your Own Article!