Zetizen.com - Dibandingkan triple A game yang sering fokus pada grafis, indie game sering fokus menyajikan game sederhana asal menyenangkan buat dimainkan. Biasanya, developer indie game punya konsep yang mirip-mirip kayak gini.

Teka-Teki

Konsep game ini pernah masuk daftar game paling membosankan. Aksi bermain yang monoton tanpa grafis bagus ataupun cerita menarik bikin kita pengen cepat-cepat memasukkan game ini ke trash. Tapi, sepertinya ungkapan itu sudah hilang sejak ada game TTS Lontong dari Gambir Game Studio.

Mereka mengkonsep teka-teki silang ini dengan jawaban yang nggak masuk akal. Saking absurd-nya, player pun jengkel dan justru bikin kita tertawa. Selain itu, ada juga game teka-teki seperti tebak gambar. Kumpulan gambar yang tersusun menjadi teka-teki yang harus dipecahkan maksudnya.

Puzzle

Where My Water buatan Disney ataupun Hitman Sniper rilisan Squar Eniq pasti pernah masuk daftar game favoritmu. Sebagai game puzzle, keduanya nggak memperlihatkan gambar-gambar yang harus disusun. Melainkan pola gerakan yang harus dibuat agar karakter yang dimainkan nggak tertangkap atau jatuh dan kalah.

Salah satu game puzzle yang lagi hits adalah Cute Munchies buatan Niji Game. Tapi, dibandingkan game buatan Disney dan Squar Eniq, Cute Munchies dikemas dengan grafis yang lebih cute. Levelnya pun banyak dan jumlah karakternya beragam. Kamu nggak akan bosan deh mencoba berbagai karakter dan menyelesaikan tiap level.

One Tap

Tap.. Tep.. Tap.. Tep.. Eits, ini bukan suara kuda lho. Melainkan suara jari tanganmu yang memainkan konsep game ini. Tahu Bulat menjadi salah satu game yang menggunakan konsep one tap. Game seperti ini cuma mengandalkan tap atau sentuh untuk bermain.

Pemain harus menepatkan timing agar nggak kehabisan waktu. Selain Tahu Bulat, ada juga game Om Telolet buatan Game Lokal Indonesia. Game ini juga berkonsep one tap. Malah, Game Lokal Indonesia ini mendesainnya mirip seperti bermain Gitar Hero di PS2.

Side Scrolling

Buat yang pernah main Mario Bros, pasti sudah nggak asing dengan konsep game yang satu ini. Konsep side scrolling biasanya bergrafik 2D dan cuma bisa bergerak ke kiri dan ke kanan. Dan kadang juga bisa melompat. Cukup banyak lho developer game lokal yang mengaplikasikan konsep ini.

Sistemnya yang sederhana tetap bisa memberikan rasa bermain maksimal melalui cerita ataupun aksi permainan. Penghalang yang bisa ditemui pun beragam. Mulai dari monter, hewan buas, sampai tanaman. Level yang disediakan pun beragam. 

Simulation Game

Meski agak sulit diterapkan, game simulasi lagi hits saat ini. Salah satu game simulasi populer adalah Diner Dash. Pemain ditempatkan dalam suatu situasi dan bisa mengkombinasikan beberapa item yang ditawarkan untuk menyelesaikan misi.

Di Indonesia, konsep game ini diterapkan oleh Milksih Game Studio yang merilis game Bubur Ayam Rush. Pemain mengkombinasikan beberapa item pelengkap bubur untuk dihidangkan kepada pelanggan. Yang bikin seru adalah batas waktu untuk mengumpulkan poin. Bukan hanya grafis dan cerita, game ini menarik berkat sistem upgrade pada beberapa item.

Apa game indie (lokal) favoritmu?

| Editor: Ratri Anugrah

Share
RELATED ARTICLES
Create Your Own Article!