Zetizen.com - Sejak 1917, 10 ribu judul anime sudah diproduksi. Industri anime pun berkembang sangat pesat. Dalam satu season, sekarang ada puluhan judul baru yang dirilis dan bahkan disiarkan secara streaming di luar Jepang. Berdasarkan hasil polling stasiun TV Jepang NHK pada Januari-Maret lalu, inilah 5 anime terbaik berdasarkan 600 ribu suara.

Pssst... Posisi 5 besar diisi anime-anime karya Studio Sunrise lho!

Tiger & Bunny

Komedi slapstick dihadirkan lewat tangan dingin Satou Keiichi dan Nishida Masafumi (foto:Sunrise)

Tema superhero ala Marvel atau DC Comics hampir selalu mendapatkan apresiasi positif dari penonton. Pola konsumen seperti itulah yang mengantarkan Tiger & Bunny ke peringkat teratas Best 100 Anime versi NHK. Serial yang digarap Sunrise itu menyajikan kisah superhero dengan ”bumbu” yang lebih manusiawi.

Bukan cuma kekuatan super para tokoh yang jadi penggerak cerita. Aspek-aspek psikologis seperti krisis percaya diri saat usia bertambah pun menjadi ”bumbu” pelengkap. Kombinasi solid Satou Keiichi sebagai sutradara dan Nishida Masafumi sebagai penulis skenario sukses menghasilkan kisah penuh aksi dengan sentuhan drama. Ketidakakuran duo tokoh utamanya, Kotetsu T. Kaburagi (Tiger) dan Barnaby Brooks Jr (Bunny), pun jadi pemancing tawa di sepanjang cerita.


Tiger & Bunny : The Rising

Film Tiger & Bunny ini hits banget sampai jadi tema konsep cafe (foto:Sunrise)

Tiga tahun setelah serial TV-nya berakhir, Kotetsu dan Barnaby menjajah layar lebar. Kehadiran karakter baru Ryan Goldsmith a.k.a. Golden Ryan sebagai partner baru Barnaby bikin penonton panas dingin. Kotetsu yang tersingkir dari bisnis superhero harus berlapang dada menjalani hidup ala rakyat jelata. Meski begitu, spiritnya sebagai seorang hero belum padam.

Ramuan cerita yang tepat mengundang penonton ke bioskop. Pada pekan pertama penayangan, The Rising langsung merangsek ke posisi top three box office Jepang dengan pendapatan JPY 130,479 juta. Berbagai event pun dihelat. Misalnya, Café and Bar Characro Chain di kawasan Akihabara, Tokyo, disulap jadi tempat makan bertema The Rising. Setiap pengunjung cuma boleh nongkrong selama 100 menit. Itu pun harus reservasi jauh-jauh hari.


Puella Magi Madoka Magica

Penjualan DVD Puella Magi Madoka Magica mencapai 54 ribu keping (foto:Sunrise)

Memenangkan gelar Anime of the Year 2011 dari berbagai polling ternyata gagal membawa Puella Magi Madoka Magica ke takhta juara. Langkahnya dijegal Tiger & Bunny yang diam-diam menghanyutkan. Kaname Madoka, sang tokoh utama, adalah cewek 14 tahun yang mendapatkan kekuatan magis dari makhluk lucu bernama Kyube.

Jangan bayangkan serial jebolan Sunrise ini sebagai kisah happy-go-lucky. Mengingat skenarionya disusun Urobuchi Gen yang hobi bikin plot twist, Puella Magi Madoka Magica menjanjikan kisah kompleks. Paket komplet karakter cute plus animasi memikat dan plot menarik berhasil menjerat banyak penggemar.


Love Live! School Idol Project Season 1

Serial anime ini menyemarakkan genre idol grup (foto:Sunrise)

Anime bertema musikal sih banyak. Tapi, belum ada yang sefenomenal Love Live! School Idol Project. Serial yang mempopulerkan kisah seputar idol group ini (lagi-lagi) lahir dari dapur Sunrise. Begitu debut di Tokyo MX pada musim dingin 2013, Love Live! langsung naik daun.

Proyek yang dikepalai Kyogoku Takahiko ini menarik perhatian penggemar anime, khususnya cowok. Karakter yang moe plus musik berirama rancak jadi resep suksesnya. Event-event berbasis Love Live! kerap diadakan. Penjualan merchandise-nya yang laris bak gorengan di musim hujan juga menggemukkan pundi-pundi uang Yatate Hajime, sang original creator.


Love Live School Idol Project Season 2

Season kedua ini makin sukses dengan dibuatnya game-game seru (foto:operationrainfall)

Setahun absen di layar kaca, comeback Kosaka Honoka menuai euforia penonton. Sambutan fans bahkan lebih baik. Pada 2014, perjalanan para idol girl itu dinobatkan user 2Channel sebagai peringkat sepuluh anime terfavorit. Ceritanya semakin girly, tapi dengan konflik yang kian mengaduk emosi. Semua digarap sutradara Kyogoku Takahiko dan sang kreator Yatate dengan apik.


Share
Create Your Own Article!