Are You a Zetizen?
Show Menu

Kreasi Lukisan Tiga Dimensi

Narendra Mg Narendra Mg 29 Nov 2022
Kreasi Lukisan Tiga Dimensi

Zetizen-Siapa yang hobi melukis? Selama ini kamu udah mencoba teknik lukis apa aja, nih. Ternyata ada banyak jenisnya, lho. Setiap teknik akan menghasilkan karya yang berbeda. And this is a new one for you! Lukisan 3D yang menggabungkan teknik membuat patung dan teknik melukis. It’s called sculpture painting! Wah, kayak gimana, ya?

 ’’Awal saya mengenal sculpture painting itu 2017 dari Instagram Evgenia Ermilova, seniman Rusia yang memopulerkan teknik tersebut. Waktu   itu sempat otodidak, tapi hasilnya kurang sempurna. Saya lalu mengikuti kursus di Jakarta dan Bandung. Ikut kelas berkali-kali untuk belajar   menggunakan pisau palet dan mengerti beberapa teknik sampai akhirnya mendapatkan sertifikat,’’ tutur Septina Rina, certified teacher of   sculpture painting.

 Berbeda dengan Lukisan biasa yang memakai cat air atau akrilik, sculpture painting menggunakan bahan khusus yang disebut plester dekoratif.   Bentuknya seperti pasta yang dapat mengeras dalam kurun waktu seminggu. Jadi, bentuk 3D lukisannya nggak gampang hancur.

 Oh, ya! Kamu juga memerlukan papan akrilik sebagai palet dan pisau palet sebagai pengganti kuas. Media lukisnya menggunakan papan kayu,   jadi lebih kuat. Kalau memakai kanvas, volume lukisannya nggak boleh terlalu tebal biar nggak memberatkan kanvasnya.

 Get ready to start it! Pertama, letakkan plester dekoratif di papan akrilik. Kikis plester sedikit demi sedikit menggunakan pisau palet. Bentuk   pisau palet dan teknik mengikisnya akan memengaruhi bentuk plester. Setelah itu, aplikasikan plester dan tata di media lukis. Ulangi cara yang   sama sampai Lukisan selesai. Sebelum kembali mengikis plester, pastikan pisau paletnya bersih, ya. Tunggu selama seminggu agar lukisannya   benar-benar kering.

 ’’Selain mengaplikasikan plester secara langsung di media lukis, ada yang membuatnya di media lain terlebih dahulu. Setelah kering, plester     bisa dipindahkan ke media lukis tersebut. Namun, teknik yang seperti itu biasanya tidak kukuh. Baiknya kita lukis langsung di media lukisnya.   Pembuatan satu sculpture painting biasanya memakan waktu 8–9 jam,’’ sambungnya.

Pembuatan sculpture painting ternyata nggak mudah, lho! Pemula biasanya akan merasa kesulitan saat menggunakan pisau palet. Dibutuhkan kesabaran ekstra untuk
mengaplikasikan plester agar bentuk Lukisan terlihat proporsional. ’’Yang paling penting itu latihan, latihan, dan latihan. Meski susah, dengan adanya kemauan dan usaha pasti bisa kok!’’ tandas Septina.

FYI, kamu juga bisa mengaplikasikan sculpture painting untuk barang lain seperti jam dinding, kotak perhiasan, dan kotak tisu. Perawatannya juga nggak ribet. Cukup bersihkan debu dengan kemoceng. Saat dibasuh dengan air pun, warna nya nggak luntur. Gimana, tertarik mencoba? Happy painting! (arm/c12/lai)

Homemade Sculpture Paste

Zetizen-Sculpture painting menggunakan bahan plester khusus yang masih jarang ditemukan di Indonesia. Chill, kamu bisa membuatnya sendiri di rumah kok! Nih, Zetizen bisikin caranya. (arm/c12/lai)

Bahan:

  • Kapas popok/tisu
  • Lem kayu
  • Plaster of paris
  • Cat akrilik

Cara Pembuatan:

  • Haluskan kapas popok/tisu sampai lembut.
  • Masukkan 1 sdm lem kayu dan 1 sdm cat akrilik ke sebuah wadah. Gunakan warna cat akrilik sesuai selera. Lalu, aduk sampai rata.
  • Campurkan sekitar 1 sdm kapas popok/tisu ke dalamadonan plester. Pastikan kapas popok/tisu nggak menggumpal.
  • Tambahkan 2 sdm plaste of paris, kemudian aduk. Voila! plester untuk sculpture painting siap digunakan!
  • Reminder, simpan plester dalam wadah tertutup

RELATED ARTICLES

Please read the following article