Are You a Zetizen?
Show Menu

Disney Princess Inspiratif di Dunia Nyata

Zetizen Zetizen 13 Jul 2016
Disney Princess Inspiratif di Dunia Nyata

Zetizen.com - There is a princess inside all of us. Yaps, princess bukan cuma putri raja yang tinggal di istana megah kok. Sebab, setiap cewek bisa menjadi seorang princess. Menjadi seorang princess bukan cuma physically beautiful, tapi juga punya attitude, keberanian, dan pengorbanan yang luar biasa. Misalnya, ketiga cewek berikut ini yang bisa dibilang punya karakter layaknya tiga Disney princess and queen. Siapa aja sih? (pew/c14/adn)

 

Menembus Batas Layaknya Ariel

’’There is a world where hope and dreams can last for all time.’’ – Ariel

Putri dari Raja Triton, Princess Ariel, memiliki karakter yang ceria, semangat, dan berani. Sebagai seorang putri duyung, Ariel justru jatuh cinta sama seorang pangeran dari daratan. Meski sempat dilarang ayahnya, Ariel nggak patah arang buat meraih impiannya. Bahkan, Ariel sampai menukarkan suaranya yang indah demi bisa bertemu dengan pangeran.

Sama dengan Ariel, Sarinah nggak kalah berani dan rela bekerja keras demi para generasi muda di Kalimantan Utara. Lewat gerakan One People One Book, dia mengajak teman-teman dan masyarakat di sana supaya gemar membaca buku. Bahkan, dia rela datang ke pelosok daerah demi membenahi fasilitas baca yang kurang layak. ’’Salah satunya di Desa Sekatak Kungit. Minat baca anak-anak di sana sangat tinggi. Sayangnya, jumlah buku di sana masih minim,’’ ujar mahasiswa Universitas Borneo Tarakan tersebut.

Menurut Sarinah, fasilitas membaca yang minim tentu tidak akan cukup untuk membentuk mental generasi muda yang baik. ’’Sama dengan jiwa seorang princess, dia harus mampu melihat lingkungan sekitar. Tentu lebih peduli dengan sekitarnya,’’ tegasnya lantang.

 

 

Brave like Merida

’’Our fate lives within us. You only have to be brave enough to see it.’’ – Merida

Strong and stubborn, tapi mampu mempertanggungjawabkan kesalahannya. Yap, itulah karakter Princess Merida dalam film Brave. Meski punya fisik yang kurang cantik kalau dibandingkan dengan Disney princess lainnya, Merida membuktikan bahwa inner beauty itu nggak kalah penting. Princess yang jago memanah tersebut berani dan mau menjadi diri sendiri.

Karakter itulah yang menginspirasi Dellie Threesyadinda. Demi mengejar cita-citanya sebagai atlet panahan, Dellie berani melakukan segalanya. Dia nggak mau cewek dianggap sebagai sosok yang lemah. ’’Cewek juga harus punya pendirian dan fokus sama keinginannya,’’ ucapnya.

Alhasil, banyak prestasi yang diraih cewek yang kuliah di Universitas Airlangga tersebut.

Dia berhasil meraih 3 emas dan 3 perunggu pada PON XIV 2004, serta 3 perak pada ajang SEA Games 2007 di Thailand. Ada pula pengalaman nggak terduga saat dia mengikuti Asian Grand Prix 2007 di Iran. Saat final, Dellie harus bersaing dengan ibunya sendiri yang sama-sama pemanah. Hasilnya, dia berhasil membawa pulang perak dan perunggu. ’’Seorang princess harus punya mental yang kuat dan nggak gampang menyerah,’’ jelasnya.

 

Mau Berkorban seperti Queen Elsa

’’’Let the storm rage on. The cold never bothered me anyway.’’ – Elsa

Mempunyai kekuatan sihir yang mampu mengendalikan es dan salju membuat Queen Elsa harus menjauh dari si adik, Anna. Dia khawatir kekuatan itu malah menyakiti orang lain. Dia pun harus mengasingkan diri dan melatih cara mengendalikannya. Setelah cukup yakin bisa mengendalikan kekuatannya, Elsa kembali ke keluarga dan rakyatnya.

Hal serupa sempat dirasakan Tasya Putri Setiabudiawan. Bagi dia, melatih kemampuan ice skating bukan suatu hal yang mudah. Diperlukan usaha lebih untuk menaklukkan dataran es yang dingin dan licin. ’’Untuk meraih kemenangan, tentu perlu semangat yang konsisten,’’ tuturnya.

Selama latihan, Tasya harus menyediakan waktu 2–3 jam hampir setiap hari. Ngumpul bareng keluarga menjadi momen cukup langka buatnya. Tapi, dia rela melakukannya agar kelak keluarganya bangga. Alhasil, Tasya berhasil keluar sebagai juara I Skate Asia 2013 di Malaysia dan Thailand. Serta, juara II pada ISI World 2013 di Los Angeles, USA. ’’Aku senang banget bisa banggain orang tuaku. Usahaku selama jauh dari mereka membuahkan hasil yang nggak terduga,’’ kata siswi SMAN 3 Bandung tersebut.

RELATED ARTICLES

Please read the following article