Zetizen.com - Waktu mendengar bom nuklir atau bom atom, mungkin peristiwa Hiroshima dan Nagasaki yang langsung kamu ingat. Iya, dua kejadian bersejarah itu emang diajarkan di berbagai buku sejarah sebagai satu-satunya penggunaan senjata nuklir dalam peperangan.

Namun, belakangan ini, isu senjata nuklir mulai kembali memanas. Penyebabnya, Korea Utara, mengaku telah berhasil mengembangkan rudal balistik nuklir yang mampu menjangkau seluruh bagian dunia. Gara-gara hal ini, pemerintahan dunia pun tegang. Sebab, berbeda dengan bom dan senjata biasa, senjata nuklir bisa menghasilkan hal-hal berbahaya ini.

 

Lihat awan dan debu-debu berbentuk cincin di sekitar ledakan? Iya, formasi awan itu terbentuk akibat dorongan gelombang kejut ke segala arah (foto: youtube)

Gelombang Kejut (Shockwave)

Masih ingat beberapa waktu lalu ada berita bahwa sebuah gempa nggak wajar di wilayah semenanjung Korea terdeteksi oleh hampir seluruh negara dunia? Yes, gempa kecil itu kemungkinan besar dihasilkan oleh ujicoba senjata nuklir terbaru Korut di wilayah tersebut. 

Inilah salah satu karakteristik senjata nuklir yang sangat berbahaya. Kekuatan ledakan sebuah bom nuklir itu jauh lebih besar dibanding bom yang biasa digunakan dalam peperangan. Sebagai perbandingan, bom konvensional GBU-57 punya kekuatan ledak sebesar 3.5 ton TNT. Sementara Bom Nuklir terbaru Korut ditaksir punya kekuatan ledak 120 Kiloton TNT, atau 120 ribu ton TNT!

Dengan kekuatan ledak sebesar itu, bangunan yang berjarak beberapa kilometer dari pusat ledakan sekalipun bisa hancur lebur terkena gelombang kejut dan getaran yang muncul akibat ledakan. Inilah kenapa bom nuklir punya radius ledakan yang luasnya bisa mencapai berkilo-kilometer dan sangat berbahaya.

 

Ledakan EMP (Electromagnetic Pulse)

Selain menghasilkan panas luar biasa dan gelombang kejut, ledakan nuklir juga bisa menimbulkan fenomena EMP (electromagnetic pulse) yang bisa merusak berbagai peralatan listrik modern. Gelombang kejut elektromagnetik ini bisa membakar seluruh sirkuit halus di berbagai peralatan listrik modern. Termasuk komputer, mobil, pesawat, bahkan jaringan listrik itu sendiri.

Gelombang kejut elektromagnetik ini muncul akibat besarnya energi yang dihasilkan oleh ledakan nuklir. Buat yang belum tahu, ledakan nuklir itu nggak sama dengan ledakan bubuk mesiu kayak yang terdapat di petasan tahun baruan, atau bom-bom konvensional. 

Sebuah ledakan nuklir sebenarnya merupakan bentuk pelepasan energi yang nggak terkontrol saat atom-atom dari unsur berat macam Plutonium(Pu239) dan Uranium (U235) saling bertabrakan, meluruh, dan terpecah menjadi unsur-unsur ringan kayak Kripton atau Barium. Hayoo.. buat yang nggak ngerti, coba dibuka-buka lagi buku kimianya.

 

(foto: github)

 

Nah, proses peluruhan unsur-unsur berat ini melepaskan energi dalam jumlah sangat besar yang berbentuk ledakan, cahaya sangat terang, dan suhu sangat panas yang kita kenal sebagai ledakan nuklir. Nah, partikel-partikel yang terlepas ini selanjutnya bereaksi dengan atom-atom gas di udara dan menghasilkan gelombang listrik merusak yang terpancar ke segala arah. Inilah yang selanjtunya membuat korslet berbagai peralatan listrik di area sekitar ledakan.

Yang berbahaya, pengaruh EMP ini bisa sangat luas loh! Pada awal ujicoba bom nuklir, ledakan di samudra pasifik bahkan bisa memancarkan EMP sampai ke wilayah amerika utara dan Australia! Bayangin kalau berbagai peralatan penting di rumah sakit tiba-tiba padam gara-gara EMP ini, duh.. bahaya banget kan? 

 

Untuk mengurangi pengaruh radiasi berbahaya, orang-orang yang berhubungan dengan radiasi selalu pakai baju pelindung khusus bernama HAZMAT Suit. (foto: nonukehk)

Radiasi Peng-ion

Last but not least, ledakan nuklir juga menghasilkan sesuatu yang jauh lebih mengerikan daripada kehancuran akibat ledakan itu sendiri. Yes, ledakan nuklir juga menghasilkan radiasi peng-ion yang bisa merusak tubuh manusia dan bisa menyebabkan kematian.

Masih ingat dengan penjelasan sebelumnya tentang pelepasan energi besar-besaran dalam sebuah ledakan nuklir? Nah, salah satu bentuk energi yang dilepaskan adalah gelombang radiasi ber-energi tinggi kayak sinar alfa, beta, gamma, dan x-ray. 

Sinar-sinar nggak kasat mata ini bisa merusak tubuh manusia. Sebab, energinya yang sangat tinggi bisa merusak susunan atom pada DNA kita. Hasilnya, berbagai kelainan dan penyakit bakal muncul setelah terpapar radiasi ini dalam jumlah besar. 

Yang lebih mengerikan, radiasi ini bakal terus dipancarkan oleh bahan-bahan sisa ledakan nuklir dalam jangka waktu yang lama! bahan-bahan hasil ledakan ini bahkan bisa terpental ke udara lalu terbawa angin dan menyebar kemana-mana. Alhasil, sebuah ledakan nuklir bisa menyebarkan bahan-bahan radioaktif hingga puluhan bahkan ratusan kilometer jauhnya ke segala arah!

 

Dari tiga penjelasan di atas, jelas banget kan kenapa dunia sangat melarang pengembangan senjata nuklir? Gimana nih menurut kamu? Punya pertanyaan atau komentar soal hal ini? Share yuk di kolom komentar! 

Share
Create Your Own Article!