Peserta workshop writer dan fotografer berfoto bersama seusai acara. Foto: Kristian/Zetizen Team

 

Zetizen.com - Setelah minggu lalu melewati serunya welcome party. Kemarin (13/06), zetizen Jakarta mulai ngelaksanain workshop kece. Dua workshop yang digelar pada hari pertama yaitu kelas writer dan fotografer. Tentunya, antusiasme peserta pun makin meningkat lho. Ini bisa diliat dari kedatangan peserta ke gedung Graha Pena Jawa Pos, sebagai tempat berlangsungnya acara. Meski workshop baru dimulai pada pukul 15.30 WIB, namun peserta udah mulai registrasi pada pukul 14.10 WIB. Disini peserta mendapat berbagai perlengkapan untuk workshop, semisal pulpen, note book, ID Card hingga T-shirt. Total peserta yang hadir adalah 24 peserta yang terdiri dari 8 writer dan 16 fotografer. 

Workshop writer digelar di ruang redaksi JPNN.com, lantai 5 gedung Graha Pena. Pemilihan lokasi ini tentunya makin membuat rasa antusiasme peserta meningkat. Yes, peserta makin merasakan rasanya menjadi jurnalis karena bisa belajar langsung di ruang redaksi sebuah media besar. Materi yang dibahas adalah newspaper concept serta breakdown angle. Materi tersebut dibawakan langsung oleh dua jurnalis zetizen, Ferry Sandi dan Vera Khairifah. Keduanya menjelaskan secara detil bagaimana redaksi zetizen bekerja. Mulai cara penulisan, penentuan tema, memecah angle hingga layout koran. Tidak jarang juga baik Ferry dan Vera mengaitkannya dengan seluk beluk media secara luas.

 

Jurnalis zetizen, Ferry Sandi memberikan materi newspaper concept dan breakdown angle pada workshop writer. Foto: Gilang/Zetizen Team

 

Peserta pun nampak excited dengan materi yang diberikan, banyak pertanyaan yang dilontarkan sehingga workshop bukan hanya berlangsung satu arah, namun justru menjadi diskusi yang seru. Meski nampak serius, workshop tidak berlangsung kaku. peserta juga dibawa enjoy dengan selingan candaan yang kadang diberikan pembicara. "Jurnalis itu harus kepo, misal dengan perkembangan isu terbaru, tapi bukan ngepoin hubungan orang juga ya" Ujar Ferry yang diikuti tawa peserta.

Practice makes perfect. Bukan hanya teori, peserta juga diberikan 1st project, yakni diharuskan membuat berita bertemakan entertainment (Book, Film, Music, Prank!, Showbiz, TV series) dengan deadline berita pada Rabu, 15 Juni 2016. Setelah mengikuti workshop, banyak yang mengaku semakin yakin untuk menjadi jurnalis, salah satunya Azizah Liyana Saffa dari MAN 4 Jakarta. “Acaranya menyenangkan, pematerinya asik dan ilmu yang diajarkan sangat berguna banget. aku juga punya cita-cita untuk menjadi jurnalis internasional" Ujarnya. Nggak mau ketinggalan, Nadia Farah Lutfi Putri (16 tahun), siswi SMAN 68 Jakarta juga memberi pendapatnya "Materi yang diberikan selama workshop sangat bermanfaat untuk pengembangan minatku di bidang menulis."

Peserta workshop fotografer nampak serius memerhatikan materi yang diberikan. Foto: Kristian/Zetizen Team

Di waktu yang sama, workshop fotografer juga berlangsung di lantai 10 ruang redaksi Jawa Pos. Materi dibawakan oleh fotografer senior Jawa Pos, Wahyudin. Ia memberikan materi yang nggak kalah seru, yaitu tentang photo story dan event photography. "Dalam photo story, jadikan ekspresi sebagai fokus utama foto tersebut, sehingga jelas apa yang mau disampaikan seorang fotografer kepada publik” Ujarnya. Selain itu workshop juga isi dengan sharing penggunaan kamera.

Di akhir acara, enggak lupa semua peserta yang hadir, baik peserta workshop writer maupun fotografer berfoto bersama untuk mengabadikan momen. Tentunya, peserta akan mengisi puasa dengan mengerjakan projek seru yang diberikan. (qra/mrj/fer)

Share
Create Your Own Article!