Komunitas Rhesus Negatif Indonesia (foto: dok. pribadi RNI)

 

Zetizen.com - Waktu duduk di bangku SD, mungkin sebagian besar kamu udah diajarkan kalau darah manusia itu terbagi dalam tiga golongan yakni A, B dan O serta turunannya. Tapi tahu nggak sih kalau selain penggolongan itu, darah itu juga terbagi kedalam dua jenis rhesus, yakni rhesus negatif dan positif.

Meski terdapat dua jenis rhesus, namun sebagian besar orang terlahir dengan rhesus positif. sementara rhesus negatif merupakan varian darah yang tergolong langka. Di Indonesia sendiri, penduduk ber-rhesus negatif diperkirakan hanya sekitar setengah persen dari 1.000 jumlah penduduk. Selain itu, pemilik rhesus negatif juga hanya bisa menerima donor dari sesama rhesus negatif.

Waduh, terus gimana dong kebutuhan transfusi darah pada orang orang dengan rhesus negatif? Well, untungnya, Indonesia punya Komunitas Rhesus Negatif Indonesia (RNI) yang siap memfasilitasi kebutuhan darah pemilik rhesus negatif. Komunitas yang terbentuk sejak tahun 2011 itu hampir setiap harinya menerima kebutuhan darah rhesus negatif untuk seluruh Indonesia. Bahkan, kecenderungan akan permintaan darah rhesus negatif juga semakin meningkat.

Selain menerima kebutuhan donor dan pendataan terhadap pemilik darah langka ini, komunitas rhesus negatif Indonesia juga giat mensosialisasikan tentang pentingnya mengenali rhesus darah terhadap masyarakat, terutama anak muda. Sebab, tak jarang yang masih berpendapat bahwa rhesus negatif merupakan penyakit.

“Ada dari mereka yang merasa diremehkan karena minim pengetahuan tentang rhesus negatif. Mereka jadi takut sendiri dan mengira bahwa hal itu merupakan penyakit. Padahal pemilik rhesus negatif juga sehat dan normal, “ ujar Lici Murniati, ketua rhesus negatif Indonesia.

 

Kegiatan KRNI (foto: dok. pribadi RNI)

 

Selain untuk masyarakat umum, Komunitas ini juga menyasarkan kegiatannya khususnya untuk anak muda. Tiap bulan, mereka mengadakan sosialisasi ke kampus-kampus, mengadakan acara silaturahmi, kopi darat dan sharing kesehatan dengan mengundang dokter. Mereka mengajak anak muda untuk sadar tentang pentingnya mengenal darah dan kegunaannya untuk menyelamatkan orang lain, juga kepada diri sendiri seperti yang tertuang dalam visi mereka.

“Kami berharap bisa mendorong anak muda mendonorkan darahnya dan menjadi pendonor sukarela. Sedangkan untuk anak muda, tujuan kami agar pengetahuan yang didapat tentang kesehatan darah darah bisa membuat mereka sadar untuk menjaga kesehatan darah dari muda dan mencegah diri dari bahaya narkoba ,” tandas Lici.

Nah, mengingat rhesus negatif emang cukup langka, jika kamu termasuk pemilik darah rhesus negatif, segera daftarkan dirimu melalui website RNI di rhesusnegatif.com. Saat ini udah ada lebih dari 2000 member yang semuanya bakal saling membantu mendata dan mengatasi kebutuhan darah rhesus negatif. (ndy/giv)

 

Share
Create Your Own Article!