Zetizen.com - Sosial media emang udah digunakan semua kalangan, mulai anak anak, orang tua, bahkan para guru. Nah tapi jangan mentang mentang gurumu gahoel dan punya sosmed, kamu jadi kurang sopan ketika nge-chat beliau pas ada perlu. Selain menghormati orang yang lebih tua, kamu juga harus bersikap santun dalam menghubungi gurumu, apapun medianya. Perhatikan nih Do and Donts buat menghubungi guru via chat!

Do's: Jelaskan Identitasmu

Do's: Jelaskan Identitasmu (foto:zetizen.com)

Kamu tahu, kan? Seorang guru punya tugas untuk mengajar di banyak kelas dan bertemu dengan banyak siswa. So, nggak mungkin banget kalau kamu langsung memberitahu tujuanmu tanpa menjelaskan identitasmu.

Bisa-bisa, beliau membalas dengan "Ini siapa, ya?"


Do's: Awali Dengan Sapaan

Do's: Awali Dengan Sapaan (foto:zetizen.com)

Did you know kalau para guru nggak leha-leha seenaknya, loh waktu di rumah. Pastinya, beliau juga perlu quality time sama keluarga, atau pun ngerjain tugas-tugas lain, misal mengoreksi ujianmu!

Jadi, menyapa dengan ucapan "Selamat Pagi, Pak" atau "Selamat Malam, Pak" akan terdengar lebih sopan dan membuat beliau senang.


Do's: Nggak harus pakai PUEBI, yang penting sopan

Do's: Nggak harus pakai PUEBI, yang penting sopan (foto:zetizen.com)

Jaman sekarang, siapa sih yang masih memakai ejaan Bahasa Indonesia yang baku? Pasti jarang banget, kan!

Tapi kalau lagi chatting sama guru, usahakan tetap menggunakan kalimat-kalimat yang sopan. Nggak harus bener-bener PUEBI banget, yang jelas bedakan kalimatmu buat ngomong sama teman dan bicara sama guru. Misalnya gunakan kata "saya", daripada "aku", apalagi "gue".


Dont's: Menuntut

Dont's: Menuntut (foto:zetizen.com)

Aduh, kamu ini jaksa apa siswa sih datang-datang langsung menuntut?

Nggak heran kalau Pak Guru membalas dengan jawaban yang tegas dan bikin sakit hati.


Dont's: Tanpa Pertanyaan Pengantar

Dont's: Tanpa Pertanyaan Pengantar (foto:zetizen.com)

Oh, dear.. perlu kamu tahu, bapak ibu guru paling nggak suka dengan chat murid tanpa memperkenalkan diri dan menyampaikan keinginannya, tapi langsung 'menembak' bapak ibu guru dengan pertanyaan. Parahnya lagi, pertanyaan disampaikan dengan bahasa indonesia yang nggak baku.


Dont's: Nggak To The Point

Dont's: Nggak To The Point (foto:zetizen.com)

Pastinya kamu sudah tahu, dong kalau bapak ibu guru punya tugas yang menumpuk. Artinya, beliau akan lebih suka dengan chat yang to the point dan nggak bertele-tele. Apalagi pakai kalimat-kalimat yang ribet buat dipahami.

Kalau isi chatmu seperti itu, jelas aja kamu jadi bahan tertawaan beliau. Atau, mungkin di read aja.


Dont's: Nge- bom

Dont's: Nge- bom (foto:zetizen.com)

Semua orang pasti kesal kalau lama membalas chat. Nggak heran kalau belakangan ini istilah 'bom chat' muncul.

Eits, tapi jangan lakukan hal ini pada gurumu ya. Bisa-bisa, kamu bakal dapat stiker yang nggak nyambung seperti stikernya Pak Fahri, mungkin di-read doang, atau bahkan di-block!

Awas, jangan sampai nilai ulanganmu kena 'block' juga tuh!


DONT DO THIS!

DONT DO THIS! (foto:zetizen.com)

Itu lagi nge-chat guru atau mau nembak gebetan kok nggak langsung to the point?

Yaudah, pokoknya tipe chat yang satu ini jangan ditiru ya!

Editor: Fahri Syadia


Share
Create Your Own Article!